Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi

Kinerja Industri Pengolahan Kuartal Masuk ke III Sudah Msuk Ke Level Ekspansi

Gambar
Info faktual . Kinerja sektor Industri Pengolahan Indonesia pada triwulan III-2018 berada pada level ekspansi. Hal tersebut terlihat dari survei dengan hasil Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia sebesar 52,02 persen. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan nilai PMI lebih dari 50 persen berarti masuk kategori ekspansi. Menurutnya, ekspansi sektor Industri Pengolahan terutama didorong oleh kenaikan volume produksi yang terindikasi dari indeks sebesar 55,18 persen. Hal ini didukung oleh kuatnya permintaan khususnya dari pasar domestik. Sejalan dengan hal tersebut, volume persediaan barang jadi dan volume pesanan juga berada pada level ekspansi, masing-masing sebesar 54,1 persen dan 53,37 persen. “Ekspansi sektor Industri Pengolahan diperkirakan terus berlanjut pada triwulan IV-2018, meskipun melambat,” katanya di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (26/10). Hal ini terindikasi dari PMI yang masih berada pada fase ekspansi dengan indeks sebesar...

Mendekati Sanksi Iran, Bermacam-macam harga minyak Mentah

Gambar
Rakyat aktual . Harga minyak mentah bergerak variasi menjelang sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Iran dan data pengangguran AS. Departemen Tenaga Kerja AS merilis bahwa pertumbuhan upah rata-rata per jam meningkat 0,3% pada September, sementara tingkat pengangguran turun ke level 3,7%, terendah dalam 49 tahun. Dengan data ekonomi yang solid tersebut menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin kuat. “Ekonomi yang kuat dan pengangguran rendah menunjukkan konsumen AS berjalan dengan baik. Harga energi akan lebih tinggi karena mereka punya daya beli,” kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago. Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu waktu Indonesia, naik 1 sen menjadi USD74,34 per barel. Harga  WTI telah meningkat 1,5% selama sepekan ini. Namun, patokan harga internasional, Brent turun 20 sen menjadi USD 84,38 per barel pada pukul 02:25 ET. Pada...

Yakin, Syariah Mampu Meningkatkan Ekonomi RI Untuk Ekspor Ke Negara-negara OKI

Gambar
Warta Hub . Rosan P Roeslani, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia, optimistis, penyelenggaraan sidang tahunan The Islamic Chamber of Commerce Industry and Agriculture atau ICCIA yang digelar pada hari Selasa, 23 Oktober 2018, akan meningkatkan ekspor RI ke negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI hingga 10 persen. “Atau dua kali lipat dari tahun ini yang baru mencapai lima persen dengan total nilai ekspor mencapai US$23 miliar ke negara-negara OKI,” kata Rosan di Jakarta, Selasa 23 Oktober 2018. Sidang Tahunan ICCIA yang berkonsep  business to business  (B2B) antara pengusaha Indonesia dan dari negara-negara OKI tahun ini, akan membahas soal pembangunan infrastruktur di Indonesia, perdagangan halal, serta ekonomi digital. Rosan pun menilai, acara ini akan menjadi era baru dalam membangun hubungan ekonomi dan bisnis yang lebih kuat dan lebih erat. Khususnya antara negara-negara anggota ICCIA Kemudian Rosan melanjutka...